Kamis, 08 Maret 2012

Be Your Self


Jadilah Diri Sendiri 
Saat Mengikuti Tes Melamar Kerja




Jadilah diri sendiri...! ini merupakan suatu keharusan yang harus kita tonjolkan terutama saat akan memulai dalam meniti karir. Jadilah pribadi yang sesungguhnya dan apa adanya. Janganlah “mengklamufasekan” diri anda pada posisi yang cenderung menjadikan anda baik dan seolah-olah anda lah yang diinginkan oleh perusahaan. Pengalaman membuktikan seseorang yang sejak awal mengikuti seleksi  pekerjaan dengan tetap menjadi pribadi diri sendiri, telah berhasil dengan lancar menjalani serangkaian tes, bahkan tak banyak dari mereka yang diterima di perusahaan yang diimpikan tersebut.  Meskipun menjadi diri sendiri bukanlah satu-satunya kunci untuk mencapai keberhasilan, namun setidaknya bisa dijadikan alat bantu untuk lebih memudahkan kita dalam mengikuti seleksi-seleksi selanjutnya.
Karena jika berkaca dari fakta dilapangan bahwa, tidaklah selalu mudah bagi individu untuk memperoleh pekerjaan, apalagi di tengah sulitnya keadaan ekonomi dan lesunya berbagai jenis bisnis sekarang ini. Oleh karena itu dibutuhkan daya saing yang cukup tinggi dari setiap lulusan pendidikan tinggi untuk dapat memperebutkan lahan pekerjaan. Selain menjadi diri sendiri tentunya juga harus didukung dengan adanya kompetensi pribadi serta persiapan diri yang baik dalam mengikuti proses rekruitmen dan seleksi.
Berikut beberapa tips dalam mengikuti rangkaian tes pekerjaan yang bisa dilakukan untuk bisa lolos sampai tahapan akhir dan bisa diterima :
1.     Persiapkan aplikasi berkas lamaran secara lengkap. Susun rapi dan gali informasi berkas apa saja yang harus disertakan. Jika tidak terdapat informasi khusus dari perusahaan, biasanya yang harus disertakan dalam aplikasi adalah surat lamaran kerja, CV, , Foto copy KTP, ijazah, transkrip nilai dan foto terbaru. Hindari memakai “staples/heckter”, gunakanlah paperclip untuk menyatukan aplikasi tersebut. Dalam hal membuat CV usahakan semenarik mungkin dan mampu menunjukan nilai jual dan keunggulan anda
2.    Saat terpanggil untuk tes selanjutnya (biasanya adalah psikotes) maka hadirlah tepat waktu dan tunjukkan antusias anda terhadap posisi yang anda lamar. Dalam proses ini, umumnya dilakukan adalah melakukan pemeriksaan atau tes psikologis pada calon karyawan yang digunakan untuk meramalkan kemungkinan keberhasilan calon karyawan dalam jabatan atau pekerjaan tertentu. Oleh karena itu kunci utamanya adalah “ Jadilah diri sendiri”, jawablah setiap pertanyaan dan pernyataan yang sesuai dengan diri anda. Untuk soal pertanyaan jangan terlalu memaksakan anda harus menyelesaikanya dengan maksimal, ukurlah kemampuan anad sendiri. Sedangkan untuk soal pernyataan, saat menjawab jangan terlalu banyak dipikirkan, spontan dan pilihlah respon pertama yang menurut anda sesuai dengan kondisi anda saat ini. Jika itu dilakukan maka hasilnya akan bagus.
3.    Setelah mengikuti psokotes dan dinyatakan lolos biasanya akan terdapat FGD (Focus Group Discussion). Dalam FGD ini kembali kata kuncinya adalah “Jadilah diri sendiri”. Belum tentu orang yang vokal dan banyak berbicara dalam FGD dia yang terpilih, karena yang dinilai tidak hanyak kemampuan komunikasi saja. Berdasarkan pengalaman penulis, selama FGD jarang sekali berbicara dan menyanggah (karena pada dasarnya itulah sifat dari penulis). Namun 4 kali mengikuti FGD dengan melakukan peran yang tidak mendominasi, Alhamdulillah selalu lolos.
4.    Interview menjadi rangkaian tes selanjutnya, biasanya dimulai dari interview HRD sampai interview user yang dilakukan tidak hanya satu kali.  Interview ini merupakan suatu langkah penting yang menentukan diterima atau tidaknya diri anda dalam pekerjaan yang anda lamar. Oleh karena itu, persiapan diri anda sebaik-baiknya untuk mengikuti wawancara, antara lain dengan penampilan diri yang baik, menyiapkan berbagai dokumen seperti surat lamaran, daftar riwayat hidup, ijazah dan sertifikat lain yang mendukung. Dalam menjawab seputar pertanyaan dalam interview, jawablah pertanyaan secara jujur, jangan seolah-olah anda membuat diri anda sempurna dihadapan interviewer, karena mereka juga membawa hasil psikotes  dan CV anda, jadi apabila anda memaparkan tidak sesuai dengan yang dia baca, maka bisa jadi anda tidak akan lolos. Dan yang terpenting adalah saat interview user, usahakan anda bisa meraih hati user (calon atasan anda), bisa membangun komunikasi yang baik dan menampilkan kesan kerja sama dan keinginan untuk belajar lebih baik lagi.
5.    Setelah interview tahapan terakhir adalah medical checkup. Jangan khawatir bagi anda yang tidak memiliki penyakit yang serius, maka medchek ini bisa dikatan hanya sebagai “formalitas” saja. Namun ada juga yang gagal pada saat medcheck, semua kembali pada kondisi kesehatan anda saat mengikuti tes kesehatan
Itulah garis besar 5 tahapan tes pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh perusahaan swasta di Indonesia. Pada dasarnya semua hampir sama, namun ada beberapa perusahaan yang melakukan modifkasi semisal terdapat tes presentasi terlebih dahulu setelah FGD. Intinya enjoy saja selama mengikuti rangkaian tes, jika anda menjadi siri sendiri maka akan diperlancar dalam menjalaninya dan ssuai dengan keinginan dan cita-cita anda. Aminnnn J

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright 2009 Catatan Sang Penulis. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Wpthemescreator