Jumat, 06 April 2012

Akhirnya Tertulis Juga



Wahai Engkau yang Telah Melumpuhkan Hatiku


"Hati yang menunduk senantiasa menceluplah kejernihan, dalam niat-nat hingga dalam saat-saat. Semoga gelisah ini karena iman, sehingga ada keterjagaan yang menenangkan serta baik sangka yang menggerakkan. Menunduklah diriku di saat takut  menatap, karena dalam takut dan tundukku, Allah senantiasa membersamai"

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku
Tak terasa empat tahun aku memendam rasa itu, rasa yang ingin segera kuselesaikan tanpa harus mengorbankan perasaanku atau dirimu. Seperti yang engkau tahu, aku selalu berusaha menjauh darimu, aku selalu berusaha tidak acuh padamu. Saat di depanmu, aku ingin tetap berlaku dengan normal dan apa adanya walau perlu usaha untuk mencapainya.
Tahukah engkau wahai yang mampu melumpuhkan hatiku? Aku merasa beruntung untuk tidak pernah berkata bahwa aku mencintaimu, walau mungkin aku teramat sakit saat mengetahui bahwa mungkin saja aku bukanlah mereka yang engkau cintai walaupun itu hanya sebagian dari prasangkaku. Jika boleh aku beralasan, mungkin aku cuma takut engkau akan menjadi “illah” bagiku, karena itu aku mencoba untuk mengurung rasa itu jauh ke dalam, mendorong lagi, dan lagi hingga yang terjadi adalah tolakan-tolakan dan lonjakan yang membuatku semakin tidak mengerti.

Wahai engkau yang melumpuhkan hatiku,
Andai aku boleh berdoa kepada Allah, mungkin aku ingin meminta agar dia membalikkan sang waktu agar aku mampu mengedit saat-saat pertemuan itu - pertemuan yang tidak pernah kita sangka dalam waktu dan tempat yang sama -  hingga tak ada tatapan bersilang dengan pendengaran pertama itu yang membuat hati ini terus mengingatmu. Mencoba menerka-nerka dan meyakinkan hati ini, apakah benar itu dirimu. Jarang aku memandang wanita, namun satu pandangan saja mampu meluluhkan bahkan melumpuhkan hati ini. Andai aku buta, tentu itu lebih baik daripada harus kembali lumpuh seperti ini.
Banyak lembaran buku yang telah kutelusuri, banyak teman yang telah kumintai pendapat. Sebagian mendorongku untuk mengakhiri segala prasangkaku tentangmu, tentang dia, karena sebagian prasangka adalah suatu kesalahan, mereka memintaku untuk membuka tabir lisan ini juga untuk menutup semua rasa prasangkamu terhadapku. Namun di titik yang lain ada dorongan yang begitu kuat untuk tetap menahan rasa yang terlalu awal yang telah tertancap dihati ini dan membukanya saat waktu yang indah yang telah ditentukan itu (andai itu bukan suatu mimpi).

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku,
Mungkin aku bukanlah pejantan tangguh yang siap untuk segera menikah denganmu. Masih banyak sisi lain hidup ini yang harus ku kelola dan kutata kembali. Masih terdapat amanah besar yang menantiku untuk menujunya dan memberikan sebentar perhatianku padanya. Juga kamu wahai yang telah melumpuhkan hatiku, kamu yang dengan halus menolak diriku menurut prasangkaku dengan alasan menyegerakan untuk menyempurnakan separuh iman. Sungguh aku tidak ingin menanggung beban ini yang akan berujung ke sebuah kefatalan kelak jika hati ini tak mampu kutata. Meskipun sedikit aku tersadar bahwa ada sesuatu yang mungkin tidak bisa untuk dipaksanakan. Ada ego yang sangat sulit untuk diluluhkan.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku,
Mungkin saat ini hatiku milikmu, namun tak akan kuberikan setitik pun saat-saat ini karena aku telah bertekad dalam diriku bahwa saat-saat indahku hanya akan kuberikan kepada bidadari-ku nanti. Tolong bantu aku untuk meraih bidadari-ku bila dia bukanlah dirimu. Tolong bantu aku untuk tetap bisa bertahan dalam keterjagaan serta penjauhan diri. Kadang aku bingung, apakah penjauhan ini merupakan jalan yang terbaik yang berarti harus mengorbankan ukhuwah diantara kita atau harus mengorbankan iman dan petuah suci hanya demi hal yang tampak sepele yang demikian itu.

Aku yang tidak mengerti diriku…
Ingin ku meminta kepadamu, sudikah engkau menungguku hingga aku siap dengan tegak meminangmu dan kau pun siap dengan pinanganku?! Namun wahai yang telah melumpuhkan hatiku, kadang aku berpikir semua pasti berlalu dan aku merasa saat-saat ini pun akan segera berlalu, tetapi ada ketakutan dalam diriku bila aku melupakanmu…Aku takut tak akan pernah lagi menemukan dirimu dalam diri mereka-mereka yang lain. Karena bagiku tidak mudah untuk menemukan pasangan kunci yang dapat membuka kesucian hati dalam mihrab cinta sejati yang aku miliki. Perlu waktu yang mungkin akan menjadikanku terdiam dalam kekalnya keterjagaan.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku,
Ijinkan aku menutup surat ini dan biarkan waktu berbicara tentang takdir antara kita. Mungkin nanti saat dimana mungkin kau telah menimang cucu-mu dan aku juga demikian, mungkin kita akan saling tersenyum bersama mengingat kisah kita yang tragis ini. Atau mungkin saat kita ditakdirkan untuk merajut jalan menuju keindahan sebahagian dari iman, kita akan tersenyum bersama betapa akhirnya kita berbuka setelah menahan perih rindu yang begitu mengguncang.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku,
Mintalah kepada tuhan-mu, tuhan-ku, dan tuhan semua manusia akhir yang terbaik terhadap kisah kita. Memintalah kepada-Nya agar iman yang tipis ini mampu bertahan, memintalah kepada-Nya agar tetap menetapkan tawakal ini pada tempat yang selayaknya.


"Andai dapat kubaca catatan langit, Mungkin gundah ini takkan pernah ada, Maka kupasrahkan rasa dan asaku pada-Mu, Ya Rabb…
Karena aku milik-Mu"



 Dikutip dari berbagai sumber*

Rabu, 04 April 2012

Informasi Belajar Toefl




Rekan-rekan sekalian, kali ini saya mau coba berbagi mengenai tes TOEFL, baik itu iBT (internet Based Test) maupun yang PBT (Paper Based Test), dua bentuk tes kompetensi bahasa inggris yang umum digunakan di Indonesia. Untuk yang iBT mungkin lebih sering digunakan untuk keperluan beasiswa, karena ada beberapa beasiswa yang menerima iBT tidak PBT (sewaktu saya melihat-lihat beberapa program yang menerima TOEFL syaratnya iBT). Beasiswa ada yang PBT, akan tetapi PBT umum saya pribadi temukan pada tes masuk perusahaan, tes pendidikan, dan lain-lain. Sebelum melangkah lebih jauh membaca post ini, saya ingin mengingatkan bahwa ini pengalaman pribadi saya saja, ada banyak teman-teman lain yang mungkin sudah membahas hal yang sama dengan lebih baik, semoga ini menjadi referensi singkat. Berikut bahasan dari saya:

a.        Mendaftar dan tempat test
Untuk test TOEFL PBT ada beberapa tempat kursus bahasa inggris yang  menyediakan fasilitas ini. Teman-teman bisa mencari tahu di tempat kursus teman-teman sekalian mengenai kemungkinan diadakannya tes ini. Yang pernah saya ikuti diadakan oleh LBI Universitas Indonesia yang di Depok. Saya membayar ditempat pendaftaran tes dan menentukan kapan saya akan tes. Dapat langsung ditanyakan juga mengenai dimana tesnya. Penting untuk diperhatikan disini untuk bertanya apa saja yang perlu dibawa saat tes, apakah kuitansi dan berkas lainnya perlu dibawa lagi misalnya. Ini berlaku untuk semua tes
Untuk TOEFL iBT, hanya ada beberapa tempat yang melaksanakan tes ini dengan waktu yang tertentu pula. Tes ini langsung terhubung dengan ETS sebagai pihak pemegang lisensi TOEFL. Nah untuk di Jakarta, yang pernah saya ikuti inilah informasinya (sumber: http://www.iief.or.id/index.php?%20%20option=com_content&task=view&id=73&Itemid=10&lang=id)
Untuk mendaftarkan diri secara online silahkan akses kolom berikut: CARA MENDAFTAR  TOEFL® iBT
Atau   :
Telpon ke Asia Pacific REGIONAL REGISTRATION CENTER (RRC) di Malaysia
+603 7628-3333
Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi TOEFL® website di www.ets.org/toefl atau menghubungi IIEF pada alamat dibawah:
The Indonesian International Education Foundation (IIEF)
Menara Imperium Lt. 28 Suite B
Jl. H. R. Rasuna Said, Jakarta 12980
Tel. 021-8317330, Faks: 021-8317331
Email: testing@iief.or.id
Patut teman-teman sekalian ingat, biaya tes iBT ini lebih besar dari tes PBT. Saya lupa berapa dulu saya membayar, sangat mungkin sudah berubah saat ini. Pastikan juga teman-teman memeriksa jadwal tesnya kapan saja, untuk disesuaikan dengan kebutuhan teman-teman, karena waktu penerbitan hasil tesnya yang cukup lama (2-3 minggu untuk iBT), dan apakah pihak yang membutuhkan nilai teman-teman harus mendapat salinan resmi atau fotocopy atau hasil scan saja mencukupi. iBT memungkinkan mengirimkan hasil tes dalam bentuk email atau hardcopy ke instansi yang dikehendaki dengan tambahan biaya. Nah, demikian terkait pembayaran dan tempat test.

b.       Pra Tes dan form penilaian TOEFL iBT
Teman-teman sekalian, sebelum tes pastikan teman-teman mempersiapkan fisik dan mental. Untuk tes iBT waktunya jauh lebih lama dari tes PBT, melelahkan karena tesnya dilaksanakan di depan layar komputer. Karena metodenya yang tidak biasa ini, pastikan teman-teman sudah mencoba terlebih dahulu format tes TOEFL iBT ini untuk mendapatkan gambaran mengenai bagaimana tesnya akan berjalan.
Ketika teman-teman mendaftar untuk tes iBT, teman-teman akan dibuatkan akun ETS dimana nanti teman-teman akan mendapatkan modul latihan gratis yang bisa diunduh. Pastikan teman-teman punya cukup waktu untuk memeriksa latihan tersebut dan mencobanya.
Pastikan sebelum tes teman-teman tidak banyak melakukan kegiatan fisik yang berat, stamina penting dalam hal ini. Selain itu pastikan teman-teman belajar dengan cara yang senyaman mungkin. Saya pribadi belajar dengan banyak membaca novel-novel, literatur berita, dan menonton film atau video youtube. Mungkin teman-teman bisa melihat kanal youtube edu atau kanal umum dari youtube dan melihat video dalam format formal. Berita misalnya, dokumenter, diskusi, dan sejenisnya. Ini membantu teman-teman membiasakan diri dengan hal-hal yang sulit dipelajari ketika belajar teknis seperti grammar dan sejenisnya. Saya lemah di grammar, harus saya akui itu, tidak cukup pandai memilah-milah dan mengkategorikan jenis grammar, tapi saya paham bagaimana bentuk yang tepat. Coba juga untuk berpikir, berbicara, dan menulis dalam bahasa inggris. Semakin teman-teman bisa berada dalam kondisi seperti ini, dalam pengalaman saya akan sangat membantu. Berikut ini saya sertakan salinan poin penilaian tes iBT:
Skill
Score Range
Level
Reading
0–30
High (22–30)
Intermediate (15–21)
Low (0–14)
Listening
0–30
High (22–30)
Intermediate (15–21)
Low (0–14)
Speaking
0–30 score scale
Good (26–30)
Fair (18–25)
Limited (10–17)
Weak (0–9)
Writing
0–30 score scale
Good (24–30)
Fair (17–23)
Limited (1–16)


Sumber :
Retno Widyastuti

Kisah Inspiratif Penuh Hikmah

Prof. Dr. Khalid al-Jubair penasehat spesialis bedah jantung dan urat nadi di rumah sakit al-Malik Khalid di Riyadh mengisahkan sebuah kisah pada sebuah seminar dengan tajuk Asbab Mansiah (Sebab-Sebab Yang Terlupakan). Mari sejenak kita merenung bersama, karena dalam kisah tersebut ada nasihat dan pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Sang dokter berkata:Pada suatu hari -hari Selasa- aku melakukan operasi pada seorang anak berusia 2,5 tahun. Pada hari Rabu, anak tersebut berada di ruang ICU dalam keadaan segar dan sehat.
Pada hari Kamis pukul 11:15 -aku tidak melupakan waktu ini karena pentingnya kejadian tersebut- tiba-tiba salah seorang perawat mengabariku bahwa jantung dan pernafasan anak tersebut berhenti bekerja. Maka akupun pergi dengan cepat kepada anak tersebut, kemudian aku lakukan proses kejut jantung yang berlangsung selama 45 menit. Selama itu jantungnya tidak berfungsi, namun setelah itu Allah Subhanaahu wa Ta’ala menentukan agar jantungnya kembali berfungsi. Kamipun memuji Allah Subhanaahu wa Ta’ala
Kemudian aku pergi untuk mengabarkan keadaannya kepada keluarganya, sebagaimana anda ketahui betapa sulit mengabarkan keadaan kepada keluarganya jika ternyata keadaannya buruk. Ini adalah hal tersulit yang harus dihadapi oleh seorang dokter. Akan tetapi ini adalah sebuah keharusan. Akupun bertanya tentang ayah si anak, tapi aku tidak mendapatinya. Aku hanya mendapati ibunya, lalu aku katakan kepadanya: “Penyebab berhentinya jantung putramu dari fungsinya adalah akibat pendarahan yang ada pada pangkal tenggorokan dan kami tidak mengetahui penyebabnya. Aku kira otaknya telah mati.”
Coba tebak, kira-kira apa jawaban ibu tersebut? Apakah dia berteriak? Apakah dia histeris? Apakah dia berkata: “Engkaulah penyebabnya!”Dia tidak berbicara apapun dari semua itu bahkan dia berkata: “Alhamdulillah.” Kemudian dia meninggalkanku dan pergi. Sepuluh hari berlalu, mulailah sang anak bergerak-gerak. Kamipun memuji Allah Subhanaahu wa Ta’ala serta menyampaikan kabar gembira sebuah kebaikan yaitu bahwa keadaan otaknya telah berfungsi.Pada hari ke-12, jantungnya kembali berhenti bekerja disebabkan oleh pendarahan tersebut. Kami pun melakukan proses kejut jantung selama 45 menit, dan jantungnya tidak bergerak. Maka akupun mengatakan kepada ibunya: “Kali ini menurutku tidak ada harapan lagi.” Maka dia berkata: “Alhamdulillah, ya Allah jika dalam kesembuhannya ada kebaikan, maka sembuhkanlah dia wahai Rabbi.”
Maka dengan memuji Allah, jantungnya kembali berfungsi, akan tetapi setelah itu jantung kembali berhenti sampai 6 kali hingga dengan ketentuan Allah Subhanaahu wa Ta’ala spesialis THT berhasil menghentikan pendarahan tersebut, dan jantungnya kembali berfungsi.Berlalulah sekarang 3,5 bulan, dan anak tersebut dalam keadaan koma, tidak bergerak. Kemudian setiap kali dia mulai bergerak dia terkena semacam pembengkakan bernanah aneh yang besar di kepalanya, yang aku belum pernah melihat semisalnya. Maka kami katakan kepada sang ibu bahwa putra anda akan meninggal. Jika dia bisa selamat dari kegagalan jantung yang berulang-ulang, maka dia tidak akan bisa selamat dengan adanya semacam pembengkakan di kepalanya. Maka sang ibu berkata: “Alhamdilillah.” Kemudian meninggalkanku dan pergi. Setelah itu, kami melakukan usaha untuk merubah keadaan segera dengan melakukan operasi otak dan urat syaraf serta berusaha untuk menyembuhkan sang anak. Tiga minggu kemudian, dengan karunia Allah Subhanaahu wa Ta’ala , dia tersembuhkan dari pembengkakan tersebut, akan tetapi dia belum bergerak.
Dua minggu kemudian, darahnya terkena racun aneh yang menjadikan suhunya 41,2oC. maka kukatakan kepada sang ibu: “Sesungguhnya otak putra ibu berada dalam bahaya besar, saya kira tidak ada harapan sembuh.” Maka dia berkata dengan penuh kesabaran dan keyakinan: “Alhamdulillah, ya Allah, jika pada kesembuhannya terdapat kebaikan, maka sembuhkanlah dia.”
Setelah aku kabarkan kepada ibu anak tersebut tentang keadaan putranya yang terbaring di atas ranjang nomor 5, aku pergi ke pasien lain yang terbaring di ranjang nomor 6 untuk menganalisanya. Tiba-tiba ibu pasien nomor 6 tersebut menagis histeris seraya berkata: “Wahai dokter, kemari, wahai dokter suhu badannya 37,6o, dia akan mati, dia akan mati.” Maka kukatakan kepadanya dengan penuh heran: “Lihatlah ibu anak yang terbaring di ranjang no 5, suhu badannya 41o lebih sementara dia bersabar dan memuji Allah.” Maka berkatalah ibu pasien no. 6 tentang ibu tersebut: “Wanita itu tidak waras dan tidak sadar.”
Maka aku mengingat sebuah hadits Rasulullah Sholallohu ‘alaihi wa sallam yang indah lagi agung:(طُوْبَى لِلْغُرَبَاِء) “Beruntunglah orang-orang yang asing.” Sebuah kalimat yang terdiri dari dua kata, akan tetapi keduanya menggoncangkan ummat. Selama 23 tahun bekerja dirumah sakit aku belum pernah melihat dalam hidupku orang sabar seperti ibu ini kecuali dua orang saja.Selang beberapa waktu setelah itu ia mengalami gagal ginjal, maka kami katakan kepada sang ibu: “Tidak ada harapan kali ini, dia tidak akan selamat.” Maka dia menjawab dengan sabar dan bertawakkal kepada Allah: “Alhamdulillah.” Seraya meninggalkanku seperti biasa dan pergi.
Sekarang kami memasuki minggu terakhir dari bulan keempat, dan anak tersebut telah tersembuhkan dari keracunan. Kemudian saat memasuki pada bulan kelima, dia terserang penyakit aneh yang aku belum pernah melihatnya selama hidupku, radang ganas pada selaput pembungkus jantung di sekitar dada yang mencakup tulang-tulang dada dan seluruh daerah di sekitarnya. Dimana keadaan ini memaksaku untuk membuka dadanya dan terpaksa menjadikan jantungnya dalam keadaan terbuka. Sekiranya kami mengganti alat bantu, anda akan melihat jantungnya berdenyut di hadapan anda..
Saat kondisi anak tersebut sampai pada tingkatan ini aku berkata kepada sang ibu: “Sudah, yang ini tidak mungkin disembuhkan lagi, aku tidak berharap. Keadaannya semakin gawat.” Diapun berkata: “Alhamdulillah.” Sebagaimana kebiasaannya, tanpa berkata apapun selainnya.Kemudian berlalulah 6,5 bulan, anak tersebut keluar dari ruang operasi dalam keadaan tidak berbicara, melihat, mendengar, bergerak dan tertawa. Sementara dadanya dalam keadaan terbuka yang memungkinkan bagi anda untuk melihat jantungnya berdenyut di hadapan anda, dan ibunyalah yang membantu mengganti alat-alat bantu di jantung putranya dengan penuh sabar dan berharap pahala.
Apakah anda tahu apa yang terjadi setelah itu?Sebelum kukabarkan kepada anda, apakah yang anda kira dari keselamatan anak tersebut yang telah melalui segala macam ujian berat, hal gawat, rasa sakit dan beberapa penyakit yang aneh dan kompleks? Menurut anda kira-kira apa yang akan dilakukan oleh sang ibu yang sabar terhadap sang putra di hadapannya yang berada di ambang kubur itu? Kondisi yang dia tidak punya kuasa apa-apa kecuali hanya berdo’a, dan merendahkan diri kepada Allah Subhanaahu wa Ta’ala ?
Tahukah anda apa yang terjadi terhadap anak yang mungkin bagi anda untuk melihat jantungnya berdenyut di hadapan anda 2,5 bulan kemudian?Anak tersebut telah sembuh sempurna dengan rahmat Allah Subhanaahu wa Ta’ala sebagai balasan bagi sang ibu yang shalihah tersebut. Sekarang anak tersebut telah berlari dan dapat menyalip ibunya dengan kedua kakinya, seakan-akan tidak ada sesuatupun yang pernah menimpanya. Dia telah kembali seperti sedia kala, dalam keadaan sembuh dan sehat.
Kisah ini tidaklah berhenti sampai di sini, Apa Yang Membuatku Menangis Bukanlah Ini, Yang Membuatku Menangis Adalah Apa Yang Terjadi Kemudian: Satu setengah tahun setelah anak tersebut keluar dari rumah sakit, salah seorang kawan di bagian operasi mengabarkan kepadaku bahwa ada seorang laki-laki berserta istri bersama dua orang anak ingin melihat anda. Maka kukatakan kepadanya: “Siapakah mereka?” Dia menjawab, “tidak mengenal mereka.”
Akupun pergi untuk melihat mereka, ternyata mereka adalah ayah dan ibu dari anak yang dulu kami operasi. Umurnya sekarang 5 tahun seperti bunga dalam keadaan sehat, seakan-akan tidak pernah terkena apapun, dan juga bersama mereka seorang bayi berumur 4 bulan.Aku menyambut mereka, dan bertanya kepada sang ayah dengan canda tentang bayi baru yang digendong oleh ibunya, apakah dia anak yang ke-13 atau 14? Diapun melihat kepadaku dengan senyuman aneh, kemudian dia berkata: “Ini adalah anak yang kedua, sedang anak pertama adalah anak yang dulu anda operasi, dia adalah anak pertama yang datang kepada kami setelah 17 tahun mandul. Setelah kami diberi rizki dengannya, dia tertimpa penyakit seperti yang telah anda ketahui sendiri.”
Aku tidak mampu menguasai jiwaku, kedua mataku penuh dengan air mata. Tanpa sadar aku menyeret laki-laki tersebut dengan tangannya kemudian aku masukkan ke dalam ruanganku dan bertanya tentang istrinya. Kukatakan kepadanya: “Siapakah istrimu yang mampu bersabar dengan penuh kesabaran atas putranya yang baru datang setelah 17 tahun mandul? Haruslah hatinya bukan hati yang gersang, bahkan hati yang subur dengan keimanan terhadap Allah Subhanaahu wa Ta’ala .”Tahukah anda apa yang dia katakan? Diamlah bersamaku wahai saudara-saudariku, terutama kepada anda wahai saudari-saudari yang mulia, cukuplah anda bisa berbangga pada zaman ini ada seorang wanita muslimah yang seperti dia. Sang suami berkata: “Aku menikahi wanita tersebut 19 tahun yang lalu, sejak masa itu dia tidak pernah meninggalkan shalat malam kecuali dengan udzur syar’i. Aku tidak pernah menyaksikannya berghibah (menggunjing), namimah (adu domba), tidak juga dusta. Jika aku keluar dari rumah atau aku pulang ke rumah, dia membukakan pintu untukku, mendo’akanku, menyambutku, serta melakukan tugas-tugasnya dengan segenap kecintaan, tanggung jawab, akhlak dan kasih sayang.”
Sang suami menyempurnakan ceritanya dengan berkata: “Wahai dokter, dengan segenap akhlak dan kasih sayang yang dia berikan kepadaku, aku tidak mampu untuk membuka satu mataku terhadapnya karena malu.” Maka kukatakan kepadanya: “Wanita seperti dia berhak mendapatkan perlakuan darimu seperti itu.” Kisah selesai. Kukatakan:Saudara-saudariku, kadang anda terheran-heran dengan kisah tersebut, yaitu terheran-heran terhadap kesabaran wanita tersebut, akan tetapi ketahuilah bahwa beriman kepada Allah Subhanaahu wa Ta’ala dengan segenap keimanan dan tawakkal kepada-Nya dengan sepenuhnya, serta beramal shalih adalah perkara yang mengokohkan seorang muslim saat dalam kesusahan, dan ujian. Kesabaran yang demikian adalah sebuah taufik dan rahmat dari Allah Subhanaahu wa Ta’ala .

Allah berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ
الأمْوَالِ وَالأنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
(١٥٥)الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ
وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ (١٥٦)أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ
رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ (١٥٧)

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit
ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan
berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu)
orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna
lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. Mereka itulah yang mendapat
keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka
itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 155-157)

Rasulullah bersabda:

مَا يُصِيْبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ وَلاَ هَمٍّ
وَلاَحُزْنٍ وَلاَ أَذىً وَلاَ غَمٍّ، حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا
إِلاَّ كَفَّرَ اللهُ بِهَا خَطاَيَاهُ

“Tidaklah menimpa seorang muslim dari keletihan, sakit, kecemasan,
kesedihan tidak juga gangguan dan kesusahan, hingga duri yang
menusuknya, kecuali dengannya Allah Subhanaahu wa Ta’ala akan
menghapus kesalahan-kesalahannya.” (HR. al-Bukhari (5/2137))Maka,
wahai saudara-saudariku, mintalah pertolongan kepada Allah Subhanaahu
wa Ta’ala , minta dan berdo’alah hanya kepada Allah Subhanaahu wa
Ta’ala terhadap berbagai kebutuhan anda sekalian.

Bersandarlah kepada-Nya dalam keadaan senang dan susah. Sesungguhnya
Dia Subhanaahu wa Ta’ala adalah sebaik-baik pelindung dan
penolong.Mudah-mudahan Allah Subhanaahu wa Ta’ala membalas anda
sekalian dengan kebaikan, serta janganlah melupakan kami dari
do’a-do’a kalian.رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا
مُسْلِمِينَ (١٢٦)“Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami
dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu).” (QS.
Al-A’raf: 126) (AR)*

Sumber : Dari Milist Tetangga

Coklat

Manfaat Coklat...???



Berbicara mengenai coklat, tentu semua sepakat bahwa coklat itu..hmmm..yummyyy....!!!! Membayangkan saat mengulum atau menyeruput segelas coklat hangat atau menikmati kue tart dengan lapisan coklat pasti membuat banyak orang tidak sabar untuk melakukannya. Bukan hanya sebagai cemilan untuk anak kecil, tetapi coklat juga banyak dinikmati orang dewasa. Nah, dalam tulisan iniakan seidkit diulas mengenai fakta coklat. Zat apa saja yang terkandung dalam coklat sehingga makanan ini memiliki banyak penikmatnya? Apakah coklat adalah makanan yang berbahaya untuk kesehatan?

Sejarah Coklat.
Para ahli botani menyetujui bahwa pohon coklat atau kakao sudah tumbuh di daerah Amazon dan lembah Orinoko di Amerika Selatan sejak ribuan tahun yang lalu. Bangsa Maya yang pertama kali mengolah pohon coklat. Kebiasaan ini juga dibawa ketika mereka pindah ke dataran Yukatan. Bangsa Aztek kemudian memperkenalkan coklat yang pahit sebagai minuman. Biji coklat dicampur dengan jagung ataupun anggur yang telah difermentasi lalu disajikan pada cangkir yang terbuat dari emas. Kaisar Aztek yang bernama Montezuma memiliki kebiasaan minum coklat lebih dari 50 cangkir coklat per hari.
Penjajah asal Spanyol yang bernama Hernán Cortés (1485-1547) saat menjajah wilayah tersebut pada awalnya tertarik pada cangkir emas dibanding isinya yaitu minuman coklat. Namun dia juga mengamati bahwa bagi Bangsa Aztec, kakao atau biji coklat juga digunakan sebagai uang. Karena itu, ia segera mendirikan beberapa perkebunan coklat.

Manfaat Coklat bagi Kesehatan kita.
Coklat kaya akan kandungan antioksidan yaitu fenol dan flavonoid. Dengan adanya antioksidan, akan mampu untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh. Dengan adanya antioksidan, membuat coklat menjadi salah satu minuman kesehatan. Fenol, sebagai antioksidan mampu mengurangi kolesterol pada darah sehingga dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung juga berguna untuk mencegah timbulnya kanker dalam tubuh, mencegah terjadinya stroke dan darah tinggi. Coklat juga mengandung beberapa vitamin yang berguna bagi tubuh seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C, vitamin D, dan vitamin E. Selain itu, coklat juga mengandung zat maupun nutrisi yang penting untuk tubuh seperti zat besi, kalium dan kalsium.
Dalam penelitian yang melibatkan subyek manusia, ditemukan bahwa konsumsi lemak coklat menghasilkan kolesterol total dan kolesterol LDL yang lebih rendah dibandingkan konsumsi mentega ataupun lemak sapi. Jadi meski sama-sama mengandung lemak jenuh tetapi ternyata efek kolesterol yang dihasilkan berbeda. Kandungan stearat yang tinggi pada coklat disinyalir menjadi penyebab mengapa lemak coklat tidak sejahat lemak hewan. Telah sejak lama diketahui bahwa stearat adalah asam lemak netral yang tidak akan memicu kolesterol darah. Mengapa? Stearat ternyata dicerna secara lambat oleh tubuh kita dan juga diabsorpsi lebih sedikit.
Sepertiga lemak yang terdapat dalam coklat adalah asam oleat yaitu asam lemak tak jenuh. Asam oleat ini juga dominan ditemukan pada minyak zaitun. Studi epidemiologis pada penduduk Mediterania yang banyak mengkonsumsi asam oleat dari minyak zaitun menyimpulkan efek positip oleat bagi kesehatan jantung

Jenis cokelat paling sehat.
Banyak jenis coklat yang tersedia di pasaran. Ada yang harganya mahal, ada pula yang harganya murah. Apa saja perbedaannya? Berikut ini perbandingan jenis coklat dan manfaat masing-masing.
a.      Dark Chocolate
Dark Chocolate memiliki kandungan biji coklat yang paling tinggi yaitu paling sedikit 70 persen mengandung kakao. Dark chocolate memiliki kandungan kakao atau biji cokelat terbanyak, tanpa banyak gula dan tanpa lemak jenuh atau minyak sayur terhidrogenasi.
b.      White Chocolate
Sedangkan white chocolate hanya memiliki 33% kandungan coklat atau kakao, sisanya adalah gula, susu dan vanila. Kandungan gula inilah yang dapat memberikan efek negatif, seperti kerusakan gigi dan penyakit diabetes.
c.       Milk Chocolate atau Coklat Susu
Milk chocolate atau coklat susu merupakan campuran kakao dengan susu dan ditambah gula. Coklat jenis ini juga sangat digemari karena rasanya yang nikmat.

Waspada makan coklat.
Kesalahan yang sering dilakukan pada saat memilih coklat adalah memilih coklat “ber merk” yang murah atau sangat murah. Coklat demikian memiliki kandungan kakao (biji coklat) sedikit yaitu rata-rata kurang dari 20%, bahkan ada yang kurang dari 7%. Coklat jenis ini juga memiliki kandungan gula yang tinggi, kandungan lemak jenuh tinggi dan keburukan lainnya seperti minyak sayur terhidrogenasi  sehingga mengakibatkan kerusakan gigi dan gangguan kesehatan seperti penyakit diabetes. Disamping itu jangnlah terlalu berlebihan mengkonsumsi coklat, karena sesuatu yang berlebih itu tidak baik. Jadi makanlah coklat sewajarnya saja untuk menjaga kesehatan tubuh kita agar tetap fit dan sehat.


Sabtu, 31 Maret 2012

Informasi Keutamaan Waktu Sholat



Rahasia Sholat di Awal Waktu

Setiap peralihan waktu Shalat sebenarnya menunjukkan perubahan tenaga alam yang dapat diukur dan diserap melalui perubahan warna alam. Fenomena perubaan warna alam adalah sesuatu yang tidak asing lagi bagi mereka yang terlibat dalam bidang fotography.

Sebagai contoh, dalam waktu subuh alam berada dalam warna spektrum biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisme tubuh. Jadi warna biru muda di waktu subuh mempunyai rahasia yang berkaitan dengan penawar rezeki dan komunikasi. Pada bermulanya adzan subuh , tenaga alam diwaktu itu berada dalam tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap tubuh melalui ruku' dan sujud. Jadi mereka yang terlewatkan subuhnya sebenarnya sudah mendapatkan tenaga yang tidak optimum lagi.

Warna alam seterusnya berubahah ke warna hijau (dhuha) dan kemudian warna kuning yang menandakan masuknya waktu dhuhur. Spektrum warna pada waktu itu bersamaan dengan frekuensi perut dan hati.

Kemudian warna akan berubah mejadi orange, yaitu masuknya ashar dimana spektrum warna pada waktu itu berkaitan dengan frekuensi prostat, uterus, ovari dan testis yang merangkum dalam sistem reproduktif. Rahasia orange adalah kreatifitas. Orang yang sering ketinggalan ashar akan lebih mudah kehilangan daya kreatifitasnya. Dan jangan lupa tenaga alam pada waktu ashar juga diperlukan organ reproduktif kita.

Menjelang maghrib, alam akan berubah ke warna merah dan pada waktu ini sering dinasehatkan oleh orang tua agar kita tidak sedang berada di luar. Ini karena spektrum warna pada saat itu menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada saat itu amat bertenaga. Rahasia warna merah adalah berkaitan dengan frekuensi otot, saraf dan tulang

Memasuki isya', alam berubah warna indigo dan seterusnya memasuki fase kegelapan. Isya' menyimpan rahasia ketentraman dan kedamaian dimana frekuensinya bersamaan dengan sistem kerja otak


Repost Group BBM

Rabu, 28 Maret 2012

Tugas Etika Bisnis 2


”PUTIH” KATA YANG MENYESATKAN DALAM IKLAN KECANTIKAN

Kecantikan..!!sebuah kata yang memikat semua orang, kaum adam terutama sangat memuja kecantikan. Dan kecantikan itu sendiri sangat erat kaitannya dengan wanita di seluruh dunia. Kecantikan di era modern saat ini pun semakin berkembang... meski nilainya sangat relatif, tapi kecantikan tetap menjadi pujaan. Inner beauty misalnya, banyak pria yang merasa wanita yang memancarkan inner beauty adalah wanita yang paling cantik (www.ikaningtyas.blogspot.com).
Berawal dari hal diatas maka sekarang ini mulai timbul fenomena para wanita yang mulai berlomba-lomba membuat dirinya tampak cantik dengan menjadikan kulitnya putih. Hal ini tentunya direspon oleh produsen produk-produk kecantikan. Mereka juga gencar melakukan promosi melalui iklan mempersuasi para konsumen terutama wanita. Produk kosmetika sekarang ini lebih menyerang sisi whitening seorang wanita (www.blogombal.org). Sehingga iklan-iklan kosmetika pun berlomba-lomba merebut hati pasar dengan memanfaatkan hal ini.
“Putih” menjadi tagline yang wajib dicantumkan semua produk perawatan kulit, kalau tidak ingin produknya awet di display-display supermarket atau di toko kosmetik (www.politikana.com). Beberapa bulan belakangan ini ada iklan sebuah produk perawatan kulit yang ditayangkan secara bersambung di stasuin-stasuin TV. Sebuah iklan yang diakhiri dengan bahagia yaitu kembalinya sang kekasih (pria) yang pernah “khilaf” meninggalkan seorang perempuan. Dengan kulit wajah cerah dan putih (dulu saat ditinggalkan sang pria, si perempuan berkulit wajah gelap) dan rona ceria, dia berhasil menundukkan laki-laki yang pernah meninggalkannya dalam ikatan pernikahan. Kalo dipikir-pikir agak kurang rasional iklannya karena jelas banget gak ada hubungan antar pake ponds dengan kembalinya pria ke wanita ke dala hubungan pernikahan lagi, tapi karena iklan ini membidik sisi emosional yang liat nampaknya hal-hal yang gak rasional pun jadi rasional. Apalagi target pasar untuk produk ini jelas-jelas wanita yang secara emosional lebih mudah tersentuh.
Sebuah iklan yang bagus, tapi juga bulus. Konon maraknya kata ”putih” dalam iklan-iklan produk perawatan kulit adalah kemauan konsumen, dalam hal ini perempuan. Sekitar tahun 1990-an, sebuah korporasi besar, Unilever membuat kajian tentang apa yang diinginkan perempuan di beberapa negara Asia, antara lain Thailand, China dan Indonesia. Terkumpul 1000 responden perempuan dalam berbagai kelompok usia, kelas ekonomi dan tempat tinggal (desa dan kota). Hasilnya 85 persen para perempuan menginginkan kulit mereka tampak lebih putih (www.politikana.com).
Sayangnya, pemerintah tampaknya tidak begitu kritis melihat hal ini, sebab harus diakui dampak iklan sangat berpengaruh. Dalam tayangan Dorce Show tanggal 20 Okt. 2008, ada seorang wanita yang menjadi korban karena ingin memiliki kulit yang lebih cerah agar kelihatan lebih cantik. Saya yakin, ada banyak wanita yang berpikir demikian, dan karena faktor ekonomi mereka tidak sanggup untuk membeli produk yang diiklankan, jadinya mereka memilih obat-obat yang dijual bebas (www.wikimu.com). Para remaja sekarang juga berlomba-lomba memiliki produk kecantikan sebab pasar remaja adalah pasar yang menguntungkan dari sisi pemasaran. Remaja putri pun saat ini bisa mempercayai sebuah iklan begitu saja, oleh karena secara psikologis mereka masih labil bisa jadi mereka begitu mudah diombang-ambingkan.


DAFTAR PUSTAKA
http://blogombal.org/2008/09/09/putih-itu-cantik/
http://ikaningtyas.blogspot.com/2008_02_01_archive.html
http://www.wikimu.com/news/DisplayNews.aspx?id=11185

Senin, 26 Maret 2012

Tugas Etika Bisnis 1


URGENSI PENEGAKAN ETIKA PERIKLANAN INDONESIA (EPI)

            Dewasa ini jumlah tayangan iklan-iklan komersial semakin meningkat, baik di media massa konvensional (televisi, radio, koran, majalah, dsb) maupun di media non konvensional. Iklan kini telah digunakan sebagai main campaign atau kampanye utama dalam memasarkan suatu produk atau jasa (www.. sentuhankata.blogspot.com). Para pemasar pun tidak segan-segan mengeluaran uang berjuta-juta bahkan bermilyar-milyar hanya agar produk mereka di kenal oleh audiens atau masyarakat luas. Tidaklah heran jika tingkat pertumbuhan industri periklanan sangat pesat, yaitu dalam kurun waktu lima tahun terakhir rata-rata lebih dari 34 persen (www.sinarharapan.co.id).
            Sebagai ujung tombak dalam komunikasi pemasaran, iklan memiliki peranan yang sangat penting. Oleh sebab itu, dalam iklim kompetisi bisnis seperti sekarang ini, tidaklah mengherankan apabila iklan sering disalahgunakan. Maksudnya adalah iklan digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan yang sifatnya tidak normatif atau menyalahi ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan, baik ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam Etika Pariwara Indonesia (EPI), Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, maupun Tata Krama Asosiasi Profesi.
            Hal ini diperkuat dengan beberapa kasus pelanggaran iklan yang temuan oleh Komisi Periklanan Indonesia (KPI) yang bernaung di bawah Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI). Kasus pelanggaran tersebut banyak terdapat pada iklan-iklan produk-produk kesehatan, baik itu obat, suplemen, minuman kesegaran, ataupun produk-produk lainnya. Ridwan memaparkan, sedikitnya 149 kasus ditangani oleh Badan Pengawas  PPPI terdiri 56 kasus pada 2006 dan 93 kasus pada 2007. Sebanyak 90 kasus telah dinyatakan melanggar dan 44 kasus lainnya dalam penanganan. Dari yang diputuskan melanggar, 39 kasus tak ditanggapi oleh agensi. “Kami teruskan ke Badan Musyawarah Etika PPPI.”tegasnya (www.hukumonline.com).
            Angka pelanggaran yang tinggi tersebut kemungkinan terjadi akibat tiada sanksi yang tegas kepada pelanggar. Selama ini rambu-rambu periklanan hanya diatur dalam bentuk Etika Periklanan Indonesia. “Mungkin karena hanya diatur dalam etika sehingga lebih soft. Berbeda dengan aturan hukum yang tegas. Di sisi lain penegakan hukum di bidang periklanan juga masih sering mengalami hambatan karena belum adanya undang-undang dan peraturan pelaksana yang khusus mengatur bidang periklanan. Ditambah lagi aparat penegak hukum umumnya sangat awam terhadap masalah periklanan.
            Disamping itu kita juga perlu meninjau kembali bagaimana proses pembuatan iklan yang beretika. Iklan beretika, itulah yang barangkali lebih komprehensif sebagai sebuah karya dengan goal yang jelas, tanpa melupakan tanggung jawab moral pada keselamatan konsumen. Iklan beretika adalah hasil keseimbangan antara efektifitas komunikasi dan etika komunikasi (www.enangrokajatasura.blogspot.com). Iklan beretika paling tidak harus meramu secara proporsional antara berbagai kepentingan, yang mampu secara kreatif menjelaskan kemujaraban, dosis pakai, efek samping, penanganan pertama jika terjadi gejala-gejala umum akibat dari obat tersebut dan tentu saja diramu secara kreatif. Iklan beretika disampaikan dengan bahasa yang santun, tidak melanggar kesepakatan SARA. Juga tidak vulgar dalam menggiring imajinasi.
            Oleh karena itu untuk mewujudkan iklan yang beretika dan dapat menjadi media informasi yang sehat tentang suatu produk pada masyarakat, maka diperlukan adanya kepastian dan ketegasan dalam mengatur perilaku dalam periklanan agar lebih mengutamakan kepentingan orang banyak, jangan mengutamakan kepentingan pribadi yang lebih tertarik untuk mencari keuntungan ekonomi saja. Hal ini juga harus didukung dengan adanya pengaturan dan pengawasan dalam periklanan supaya tidak semena-mena baik berita dan gambarnya harus mengacu nilai moralitas yang berlaku pada kalangan masyarakat (www. beritasore.com). Hal ini bertujuan untuk menjaga budaya bangsa dan kepentingan masyarakat luas seiring maraknya sikap individualis dan materialis sebagai dampak dari modernisasi. Kesadaran menerapkan tatanan etika dengan mengacu pada Etika Pariwara Indonesia adalah wujud pemberdayaan pelaku dan industri periklanan sendiri untuk ikut melindungi budaya bangsa (www. sentuhankata.blogspot.com).
            Etika Pariwara Indonesia harus menjadi pedoman utama bagi para pelaku dalam industri periklanan, sehingga hasil kerja mereka bisa sesuai dengan nilai dan norma yang dianut masyarakat.
Sebagai pendukungnya, partisipasi dari berbagai pihak juga sangat diperlukan. Produsen harus memberikan data dan informasi yang benar tentang produknya kepada biro iklan. Sedangkan biro iklan menyajikan data dan informasi tersebut melalui kreativitasnya dengan memperhatikan situasi dan kondisi masyarakat. Media massa berperan menyaring iklan yang akan ditayangkan. Selain itu, sejumlah asosiasi pendukung Etika Pariwara Indonesia, juga berperan dalam memberi masukan dan kritikan terhadap proses penegakan Etika Pariwara Indonesia. Namun yang terpenting adalah peran konsumen sendiri. Sebab, pada dasarnya iklan hanya memberi preferensi dalam menentukan keputusan pembelian.


DAFTAR PUSTAKA
http://beritasore.com/2008/03/28/ketua-lky-perlu-ada-uu-periklanan/
http://enangrokajatasura.blogspot.com/2008/12/hati-hati-dengan-iklan.html
http://sentuhankata.blogspot.com/2008/06/perlunya-penegakan-etika-periklanan.html
http://www.sinarharapan.co.id/berita/0206/27/sh06.html
http://www.hukumonline.com/detail.asp?id=19017&cl=Berita
 
Copyright 2009 Catatan Sang Penulis. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Wpthemescreator